Getty Images
"Ketika masih menjadi pemain, saya pernah menghadapi situasi tidak bisa lagi memberikan yang terbaik untuk Barcelona, dan saya harus hengkang," ujar Guardiola."Sebagai pelatih, saya pun akan menghadapi situasi sama," lanjutnya.
Menurut Guardiola, siapa pun tidak akan bisa menghindari kelelahan, yang membuat seseorang tidak bisa lagi memberikan yang terbaik. Ia yakin saat seperti itu akan datang.
"Ketika moment itu tiba kepada saya, saya akan mundur," demikian Guardiola.
Biasanya, masih menurut Guardiola, saat kelelahan mendera pelatih -- dan klub menagalami banyak kekalahan -- manajemen klub akan mengambil tindakan pemecatan. Pelatih tidak punya pilihan, selain pergi dengan kepala tertunduk.
Guardiola tidak ingin menghadapi situasi seperti itu. Ia berharap memiliki pilihan, sebelum menghadapi pemecatan.
"Sayangnya, segalanya sering tidak sesuai yang kita inginkan. Pelatih yang menjadi pecundang akan langsung dipecat," Guardiola mengakhiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar